Identifikasi Kualitas Struktur Bangunan

Daniel Rumbi Teruna dan Hendrik Singarimbun dalam sebuah makalah yang disampaikan pada acara seminar dan pameran HAKI 2010 dengan judul “ Analisis Response Bangunan ICT Universitas Syiah Kuala Yang Memakai Slider Isolator Akibat Gaya Gempa ”, menjelaskan didalam pendahuluan bahwa besar kecilnya kerusakan komponen struktur dan nonstruktur akibat getaran tanah tidak hanya tergantung kepada karakteristik gempa saja. Namun ada beberapa faktor utama yang mempengaruhi kerusakan bangunan akibat gempa. Yang pertama adalah faktor karakteristik dari gempa yang terjadi, antara lain: percepatan puncak muka tanah, durasi gempa, frekuensi gempa dan panjang patahan. Yang kedua adalah faktor karakteristik lokasi dimana bangunan didirikan, antara lain: jarak bangunan ke pusat gempa, struktur geologi antara bangunan ke pusat gempa, jenis lapisan dilokasi bangunan, dan waktu getar alami tanah di lokasi bangunan didirikan. Yang ketiga adalah faktor dari karakteristik struktur, antara lain: waktu getar alami dari struktur bangunan, redaman dari struktur bangunan, dan persyaratan serta konsep detailing yang direncanakan. Faktor yang pertama dan kedua diatas merupakan kejadian alam yang harus diperhitungkan pengaruhnya terhadap bangunan yang direncanakan, tetapi faktor yang ketiga merupakan properti dinamis dari bangunan yang dapat diubah atau direkayasa sedemikian rupa agar pengaruh gempa terhadap bangunan yang direncanakan dapat diminimalisir.

Continue reading

Manajemen Kebencanaan

Bencana alam di Indonesia bisa terjadi kapan saja, sehingga di Indonesia diperlukan penanggulangan, penanganan atau manajemen bencana guna mengurangi korban jiwa, harta, benda maupun kerusakan infrastruktur dan ekonomi yang diakibatkan oleh bencana. Penyelengaraan penanggulangan bencana adalah serangkaian upaya yang meliputi penetapan kebijakan pembangunan yang berisiko timbulnya bencana, kegiatan pencegahan bencanatanggap darurat, dan rehabilitasi (UURI no.24,th.2007).

Tujuan dari Manajemen kebencanaan merupakan: Mengurangi atau menghindari kerugian secara fisik, ekonomi maupun jiwa yang dialami oleh perorangan, masyarakat, negara, mengurangi penderitaan korban bencana, mempercepat pemulihan korban dan wilayah yang terkena dampak bencana, dan memberikan perlindunagan kepada pengungsi atau masyarakat yang kehilangan tempat ketika kehidupannya terancam.

Faktor – faktor terjadinya bencana

Continue reading