Durasi efektif gempa dengan metode Brady and Trifunac

Rekaman gempa pada umumnya dapat dibagi menjadi 3-bagian. Bagian pertama adalah bagian initial weak part, bagian ke-2 adalah bagian strong part, dan bagian ke-3 adalah bagian final weak part. Bagian ke-2 yaitu strong part adalah bagian yang menyumbang sebagian besar energi atau bagian yang paling merusakkan dan membahayakan. Pada umumnya durasi gempa diukur dari awal sinyal datang hingga sinyal gempa berakhir atau durasi total gempa, dan kenyataannya pemakaian durasi total Td untuk menyatakan damage potensial adalah tidak akurat, sehingga perlu diketahui pula durasi efektif dari bagian strong part gempa untuk menentukan seberapa lama bagian ini berpengaruh pada damage potensial.

Salah satu cara untuk menentukan durasi efektif gempa adalah metode yang diusulkan oleh Trifunac dan Brady yang disebut sebagai Trifunac and Brady method (1975). Menurut metode ini durasi gempa adalah durasi akumulasi nilai integral kuadrat yang dibatasi 5% sampai dengan 95% dari nilai total. Akumulasi nilai integral dari percepatan (dalam g) kuadrat kali interval waktu (Δt). Dalam contoh soal ini menggunakan interval waktu 0,01 detik.

Sinyal Gempa Kobe tahun 1995

perhitungan durasi efektif gempa dengan metode Brady and Trifunac:

T

Kobe95

Acc² x Δt

Intergal (a²(t)) dt

%

dt

Acc (g)

(g² dt)

0

0

0

0

0

0.01

0.001

0.00000001

0.00000001

5.67224E-06

0.02

0.001

0.00000001

0.00000002

1.13445E-05

0.03

0.001

0.00000001

0.00000003

1.70167E-05

0.04

0

0

0.00000003

1.70167E-05

0.05

0

0

0.00000003

1.70167E-05

0.06

0

0

0.00000003

1.70167E-05

0.07

0

0

0.00000003

1.70167E-05

0.08

0

0

0.00000003

1.70167E-05

0.09

0

0

0.00000003

1.70167E-05

0.1

0.001

0.00000001

0.00000004

2.26889E-05

0.11

0.003

0.00000009

0.00000013

7.37391E-05

0.12

0.003

0.00000009

0.00000022

0.000124789

0.13

0.001

0.00000001

0.00000023

0.000130461

0.14

-0.001

0.00000001

0.00000024

0.000136134

…………

0.31

0.004

0.00000016

0.00000293

0.001661965

0.32

0.01

0.000001

0.00000393

0.002229189

0.33

0.005

0.00000025

0.00000418

0.002370995

0.34

-0.003

0.00000009

0.00000427

0.002422045

0.35

-0.009

0.00000081

0.00000508

0.002881496

0.36

-0.013

0.00000169

0.00000677

0.003840104

…….

………

……..

…….

……..

1.82

0.399

0.00159201

0.00929206

5.270676295

…….

……..

……….

………

……

6.58

-0.163

0.00026569

0.16750983

95.01553909

…….

…..

…..

…..

………

kolom pertama adalah waktu penjalaran sinyal gempa

kolom kedua adalah percepatan gempa (dalam g) tiap waktunya

Kolom ketiga adalah perkalian antara kuadrat percepatan dengan Δt

Kolom ke empat adalah integral dari kolom ketiga

Kolom kelima adalah persentase dari hasil integral percepatan tiap waktu dikalikan dengan nilai integral maksimumnya dikalikan 100 %.

Dan apabila diplot hubungan antara persentase dengan waktu maka akan didapatkan gambar plot seperti gambar pertama di atas. dan diambil waktu pada saat persentase minimum 5 % sebagai T1 dan maksimum 95 % sebagai T2.

Durasi efektif (te) untuk gempa Kobe, te = (T2 – T1) dt

= (6.58 – 1.82) dt

= 4.76  dt

Sehingga durasi efekti gempa adalah selama 4.76 detik.

selamat mencoba

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s